Cara Backup Data MYSQL Saat Windows Error

phpmyadmin photo phpmyadmin_zpssdpf9exc.jpg

Codegratis.wordpress.com. Mari belajar coding dengan mudah dan sederhana. Backup data pada MYSQL memang mudah, tingal masuk ke phpmyadmin kalo yang pakai XAMPP terus pilih databasenya terus eksport udah beres, itu kalo Windows-nya dalam keadaan normal, tapi gimana kalo dalam keadaan Windows-nya error………….wah bisa jadi mimpi buruk tu kalo yang belum pernah ngalamin kasus kaya gini, bisa hilang semua database yang telah kita buat dengan susah payah. Seperti kasus yang saya alami kemarin, cukup puyeng sich mengatasinya, soalnya problemnya complicated banget sich n baru pertama. Nah saya uraikan dulu problem yang saya alamin kemaren tentang backup database MYSQL, barangkali Anda juga pernah dan sedang mengalaminya.

Problem pertama, OS sudah beda, OS yang saya gunakan Win 7 sementara OS klient saya Win XP, sebenarnya dulu klient saya sudah saya suruh ganti ke Win 7, tapi gak diganti-ganti mungkin dengan kejadian ini komputernya dapat diganti ke Win 7.

Problem ke dua, versi MYSQL dan XAMPP pada PC klient saya dan Laptop saya beda, kilent saya menggunakan MYSQL versi 5.5.25a maklum kan Win XP, saya instal XAMPP versi terbaru gak support, ya udah saya instalkan XAMPP versi 1.8.0 VC9 di PC klien saya, sementara saya sudah menggunakan XAMPP versi terbaru……………… Nah mari kita pecahkan satu persatu problem tersebut.

Solusi problem pertama, gunakan Hirens Boot agar kita dapat mengakses komputer yang Windows-nya sedang error, untuk yang mau belajar menggunakan Hirens Boot totorialnya ada disini. Mudah kan solusi pertama tinggal booting Hirens Boot ke Windows yang sedang error lalu ambil data MYSQL nya, na ambil datanya untuk kita gunakan pada solusi yang kedua.

Ok pada gak sabar ya sama solusi kedua, yuk mari……… Untuk XAMPP versi 1.8.0 VC9 tidak semudah dan segampang XAMPP versi terbaru dalam penanganan backup data saat Windows error.

  • Langkah pertama, copy folder XAMPP beserta seluruh isinya dari drive C komputer yang Windows-nya error dengan Hirens Boot. Amankan folder XAMPP yang telah kita copy tadi, ingat jangan di otak-atik ya, cukup copy dan amankan…………SIAP 86 ! hahahahahaha
  • Langkah ke dua, karena versi XAMPP saya dengan klien berbeda maka saya downgrade dech XAMPP nya, jadinya sekarang sementara menggunakan XAMPP versi 1.8.0 VC9.
  • Langkah ke tiga, na ini yang saya bilang seorang programer sejati harus siap sejak jauh-jauh hari……..halah sok bijak. Untungnya saya sudah instal dual boot OS di laptop tercinta saya, alias laptop saya udah terinstal Ubuntu versi 12.04 LTS. Jadi kalo ada apa-apa dengan Windows 7, Ubuntu sudah siap membackup…….hahahahahahaha. Oke lah kalo begitu, folder XAMPP yang telah kita copy dan amankan tadi kita paste ke drive C XAMPP komputer kita dengan bantuan OS Ubuntu, kenapa harus pake Ubuntu, karena di Ubuntu copy paste di drive C gak banyak dialog yang membingungkan yang bisa membuat hasil paste kita tidak maksimal alias tidak dapat di paste semua, kalo yang belum pake Ubuntu giman dong ? instal dong atau gunakan saja Ubuntu Live USB, banyak kok tutorialnya di warnet…………..eh salah internet………..:)

Ingat ya pastikan sebelumnya versi XAMPP sudah sama, sebelum paste folder XAMPP di drive C.

Jika saja klient saya menggunakan versi XAMPP terbaru, pasti gampang penanganannya, tinggal copy C:/xampp/mysql/data/nama_database, terus paste pada C:/xampp/mysql/data komputer kita, aman sudah datanya bisa langsung di cek di phpmyadmin pasti sudah langsung masuk database beserta isinya.

  • Langkah ke empat, saya restart laptop saya untuk pindah ke Windows 7. Lalu saya cek di localhost/phpmyadmin…………..walaaaaaaa akhirnya database yang saya backup dan amankan tadi sudah ada berserta semua isinya. Alhamdulihah, gak jadi hilang 713 record item barang yang sangat berharga input datanya aja sampai tiga minggu, kalo sampai hilang dan tak terselamtkan bisa nangin tiga minggu…….hahahahahaha
  • Langkah ke empat ekspor database yang sudah kita amankan, buat jaga-jaga kalo ada apa-apa lagi.
  • Langkah ke lima finish……………….hahahahaha ngaso dulu………….

Nah berdasarkan pengalaman yang tidak mengenakan tersebut sebainya kita harus memindahkan lokasi penyimpanan database MYSQL secara defaut, bukan lagi di C:/xampp/mysql/data/ sehingga kalo terjadi error pada Windows, database tetap aman dan tidak membuat kita was-was. Misalkan kita pindahkan saja ke drive D:/database, berikut step-stepnya :

  • Copy semua isi dari folder C:/xampp/mysql/data, ingat jangan sampai ada ketinggalan dalam mengcopy, lalu paste ke D:/database.
  • Lalu edit my.ini yang berada pada C:/xampp/mysql/bin ganti :

datadir = “D:/database”

innodb_data_home_dir = “D:/database”

innodb_log_group_home_dir = “D:/database”

  • Restart MYSQL pada XAMPP Control Panel.
  • Buka lacalhost/phpmyadmin di browser Anda
  • InsyaAllah pasti mau………….
  • Coba buat database atau tabel baru, dan cek di D:/database pasti sudah ada database atau tabel baru Anda disitu. Kalo database baru pasti ada foldernya didalam D:/database sesuai dengan nama database

Ok lah semua pengalaman dan tips saya mengenai backup database MYSQL saat Windows error sudah saya kupas tuntas dan lugas, semoga pengalaman saya ini dapat menjadi ilmu dan bahan belajar bagi para rekan-rekan programer pemula seperti saya ini, agar selalu siap menghadapai berbagai kemungkinan terburuk dalam dunia pemrograman…………………halah sok bijak. Kalo ada yang salah, kurang, atau mau kasih kritik, saran, dan ide langsung komen ya. Ojo lali rek………………tak enteni yoooooo……………. 🙂

Iklan